Inovasi HDCI Jambi: Bangun Pojok Laktasi di Pasar Tradisional Jambi

Pasar Tradisional merupakan pusat ekonomi rakyat yang tidak pernah sepi dari aktivitas, termasuk bagi para ibu yang harus tetap menjalankan peran ganda sebagai pedagang maupun pengunjung sekaligus orang tua. Di tengah hiruk pikuk transaksi jual beli, kebutuhan mendasar seorang bayi untuk mendapatkan asupan nutrisi alami seringkali terabaikan karena kurangnya fasilitas yang privat dan memadai. Memahami urgensi ini, komunitas motor besar yang tergabung dalam HDCI Jambi meluncurkan sebuah terobosan sosial yang sangat menyentuh kebutuhan akar rumput. Mereka berinisiatif mendirikan fasilitas khusus yang memungkinkan para ibu tetap bisa memberikan hak terbaik bagi bayi mereka di tengah kesibukan pasar.

Langkah ini merupakan sebuah Inovasi sosial yang cerdas karena menyasar lokasi yang selama ini jarang tersentuh oleh fasilitas kesehatan publik yang nyaman. Seringkali, para ibu menyusui merasa sungkan atau kesulitan menemukan tempat yang bersih saat berada di ruang publik yang padat. Dengan adanya pembangunan fasilitas ini, hambatan tersebut perlahan mulai terkikis. Fasilitas yang disediakan tidak hanya berupa ruang tertutup, tetapi juga dilengkapi dengan kursi yang nyaman, pendingin ruangan sederhana, serta sarana sanitasi untuk mencuci tangan. Hal ini bertujuan agar proses pemberian ASI tetap higienis dan mendukung kesehatan ibu maupun anak secara optimal di lingkungan yang cenderung berdebu.

Keberadaan Pojok Laktasi ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para pedagang perempuan di wilayah Jambi. Mereka kini tidak perlu lagi meninggalkan lapak dagangan terlalu lama atau mencari sudut sempit yang kurang layak hanya untuk menyusui atau memerah ASI. Dukungan infrastruktur kecil namun berdampak besar ini menunjukkan bahwa komunitas motor besar memiliki kepekaan terhadap isu gender dan kesehatan anak. Selain membangun fisik bangunannya, komunitas ini juga bekerja sama dengan pengelola pasar untuk memastikan kebersihan dan keamanan ruangan tersebut terjaga sepanjang waktu operasional pasar berlangsung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas.

Aktivitas di Pasar Tradisional yang selama ini identik dengan kesan kumuh dan tidak ramah bagi anak kecil, kini perlahan berubah citranya menjadi lebih inklusif. Transformasi ini sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan angka pemberian ASI eksklusif di wilayah perkotaan maupun pinggiran. Anggota komunitas motor di wilayah Jambi ini membuktikan bahwa kepedulian mereka melampaui sekadar hobi berkendara, melainkan juga menyentuh aspek kesejahteraan sosial yang paling mendasar. Mereka turun langsung memantau pembangunan dan memastikan material yang digunakan aman bagi kesehatan bayi, menunjukkan dedikasi yang nyata dalam setiap detail pengerjaannya.