Mengendarai Harley-Davidson adalah pengalaman tak tertandingi. Namun, sensasi itu bisa hilang jika drive train motor tidak dirawat. Perawatan rutin adalah kunci untuk mempertahankan performa.
Drive train adalah sistem yang mentransfer tenaga dari mesin ke roda belakang. Ini termasuk primary drive, secondary drive (rantai atau belt), dan transmisi.
Setiap komponen drive train harus bekerja dengan harmonis. Kerusakan pada satu bagian bisa memengaruhi seluruh sistem dan merusak pengalaman berkendara.
Salah satu komponen penting adalah primary chain tensioner. Fungsinya adalah menjaga rantai primer tetap tegang. Ketegangan yang tepat mencegah kerusakan.
Periksa ketegangan rantai secara berkala. Rantai yang terlalu kencang dapat membebani bearing, sementara rantai yang terlalu longgar bisa menyebabkan hentakan.
Ganti oli primary drive secara rutin. Oli yang bersih melumasi rantai dan gigi-gigi kopling dengan baik, mengurangi gesekan dan panas berlebih.
Jangan lupakan oli transmisi. Oli ini melumasi gigi-gigi di dalam gearbox. Oli transmisi yang kotor atau kurang bisa menyebabkan pergeseran gigi yang kasar.
Harley-Davidson umumnya menggunakan belt drive untuk secondary drive. Periksa belt dari retak atau kerusakan. Pastikan belt sejajar dengan benar.
Belt yang rusak bisa putus di tengah jalan, menyebabkan motor mogok total. Perawatan dan pemeriksaan visual yang sederhana dapat mencegah hal ini.
Perhatikan juga pulley (roda gigi) pada belt drive. Pulley yang aus bisa menyebabkan belt tidak sejajar atau bahkan tergelincir, merusak belt.
Bagi motor yang menggunakan rantai (chain drive), pastikan rantai selalu bersih dan terlumasi. Lumasi rantai setiap 500-1.000 mil.
Rantai yang kering dan kotor akan lebih cepat aus. Ia juga dapat menyebabkan suara berisik dan tarikan yang tidak mulus.
Setel ketegangan rantai secara rutin. Ketegangan yang optimal memastikan transfer tenaga yang efisien dan memperpanjang umur rantai.
Pemeriksaan bearing roda belakang juga penting. Bearing yang aus dapat menyebabkan getaran dan ketidakstabilan, memengaruhi performa berkendara.
Drive train yang terawat dengan baik akan memberikan akselerasi mulus dan responsif. Anda bisa merasakan perbedaannya saat melindas aspal.
